CliniX tidak dibuat di ruang rapat startup. Ini dibuat langsung di dalam klinik kecantikan yang nyata โ karena kami sendiri yang merasakan frustrasinya.
Kami adalah owner Mufti Clinic โ klinik kecantikan di Jakarta. Setiap hari kami kehilangan calon pasien hanya karena chat tidak dibalas cepat. Admin kami kewalahan. Jadwal berantakan. Tidak ada data yang rapi.
Kami cari solusi di pasaran โ tapi semua software klinik yang ada terlalu rumit, terlalu mahal, atau tidak punya AI yang benar-benar bekerja. Chatbot yang ada terasa robotik dan tidak bisa booking.
Akhirnya kami bangun sendiri. CliniX adalah sistem yang kami butuhkan untuk klinik kami sendiri. Setelah berhasil di Mufti Clinic, kami putuskan untuk buka ke klinik lain di Indonesia.
Klinik kecantikan pertama kami di Jakarta
Chat tidak terbalas, jadwal chaos, revenue tidak terukur
POS + sistem booking untuk Mufti Clinic
Slot penuh 12/12 setiap hari. Response time <1 menit
Sekarang โ untuk semua klinik di Indonesia
Setiap fitur CliniX ada karena kami butuhkan di klinik kami sendiri. Bukan asumsi, bukan riset pasar โ ini pengalaman nyata.
Kami tidak menjanjikan yang tidak bisa kami berikan. Tidak ada klaim palsu, tidak ada scarcity yang direkayasa, tidak ada fine print tersembunyi.
Kami update produk setiap minggu berdasarkan feedback user. Kalau Anda punya masalah, kami ingin tahu โ bukan untuk menutupnya, tapi untuk memperbaikinya.
Owner klinik kecantikan yang juga membangun teknologinya sendiri. Frustrasi dengan software klinik yang ada di pasaran โ terlalu rumit atau tidak punya AI yang benar-benar bekerja โ akhirnya memutuskan untuk bangun sendiri.
CliniX dimulai sebagai sistem internal Mufti Clinic. Setelah berhasil membuat slot penuh setiap hari, sistem ini dibuka ke klinik lain di Indonesia agar mereka bisa merasakan hal yang sama.
Mulai gratis 14 hari. Onboarding langsung bersama tim.